Menulis Rasa

11 May

Wahai sang pemetik rindu

Aku yang meretas jarak

Merambah jeda di antara kita

Dan menyemai air mata di setiap rintihan malam

—————————————————

Tak usah berlebihan, cinta itu hanya perlu dirasakan! Tak perlu dimaknai karena cinta-lah yang memaknai. Sama seperti ketika kau mencintai gelap malam karena dengan-nya lah kau memaknai benderang siang.

Cinta itu cinta. Yang menyandingkan luka, duka dan juga suka.

Penafsiran tentang cinta pastinya lebih dari sekedar rangkaian kata yang ditulis dengan huruf Times New Roman,Verdana, Arial atau jenis huruf lain yang kugunakan. Atau penggunaan Bold, Italic, dan juga Underline di sela-sela tulisan yang kugunakan sebagai penekanan.

Aku lebih suka menyebut cinta ini sebagai tanda koma. Tanda baca yang menjembatani rangkaian kata yang hampir berakhir. Namun tidak, ia tidak pernah benar-benar berakhir karena masih ada rangkaian kata lain yang menunggu di depan.

Pun aku juga tidak pernah berharap kau tergelincir dengan rangkaian kata yang kutulis, terjatuh dan terlena dengan pengungkapan cinta ini terhadap-mu. Ini hanyalah sebuah jejak yang kutulis dengan menguras semua rasa yang menggeliat di hati.

Sayang, aku sedang berusaha membuat cinta ini abadi. Seperti ketika bertahun-tahun lalu, yang bisa kau lakukan untuk merekam jejak cinta adalah dengan menulis sebuah surat cinta dan mengirimkannya pada yang kau cinta. Dan jika kau ingin memori itu terputar kau dapat membuka kertas rapuhnya dan membaca bait demi bait kata pada kertas yang tintanya sudah mulai memudar.

Segalanya terasa lebih mudah sekarang, aku ditemani teknologi bernama internet, yang dalam sepersekian detik dapat mengantarkan rangkaian kata ini ke bening matamu dan ribuan orang lain di luar sana. Ah, tak penting dengan apa kucoba sampaikan rasa ini. Yang perlu kau tahu adalah aku akan terus berusaha membuat cinta ini abadi, tanpa titik pengakhiran. Melalui tulisan di dunia maya yang kuharap tintanya tak akan pernah luntur. Karena kamu dan rasa inilah satu-satunya hal yang tak pernah aku relakan untuk memudar…

It’s always been you dear… I love you!

—————————————————————————————————————-

ps. enaknya dibaca sambil dengerin Beautiful Girl – Christian Bautista *efek nonton Take Celebrity Out* =)) =)) =))

ps lagi. gombal terselubung :p :p :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: