Cerita Rindu

18 Mar

Aku terjatuh dalam rindu yang memuncak. Tubuhku menggigil. Mulut ini terus mendesahkan namamu. Rupanya rindu ini menyergap terlalu kuat.

Secawan rindu untukmu. Cukupkah? Masih kurang? Kubawakan lagi lebih banyak.

Rindu ini datang. Tapi aku bagai mengecup luka. Perih… Rasa sakit ini mulai merayapi tubuhku.

Aku rindu kamu. Ketika kulit kita saling bertemu. Namun mendekapmu bagai suatu kemustahilan. Bahkan jika hanya bayanganmu, aku tak dapat mendekapmu malam ini

Kita terpisah. Diantara gerbang yang terkunci rapat. Kau terlena di dalam. Dan aku menunggumu di luar.

Berjarak dan terpisah. Lalu rindu ini datang. Sembari menggenggam sebuah kenangan. Menyakitiku lebih dalam.

Sungguh aku rindu, tolong temukan kuncinya agar dapat kubuka gerbang yang memisahkan kita…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: