Archive | March, 2010

Kepada : Kamu dan Sebait Rasa

28 Mar

Kugumamkan satu kata ‘rasa’, mungkin seperti kerlip lampu kota yang mendesahkan cahaya dan mampu merajut warna dalam hitam malam.

Lalu kurangkai rasa ini dengan ‘kamu’. Bahwa kamu seperti genggaman yang melengkapi sela-sela jemariku dengan sempurna. Kamu yang dipilihkan Tuhan. Seperti hujan yang ditakdirkan turun hari ini, menepis gersang serakan debu di jalan.

Dan jika ini tentang ‘kita’, maka bayangannya seperti senja yang menggelayut sempurna di batas cakrawala. Jingga yang menghanyutkan. Meninggalkan siluet yang begitu teduh diantara siang dan malam.

Maka biarkan ‘doa’ mengunci erat kita dalam ruang rindu. Agar jarak tak kasat mata ini dapat tergerus dengan sempurna. Hingga akhirnya hati kita tertaut pada rasa tanpa pernah merasa kadaluarsa.

Dan aku berbisik ‘jangan takut sayang’. Rasa ini bukan kaktus yang penuh duri, tapi ia seperti bunga matahari yang mekar sempurna menatap cahaya mentari.

Mungkin aku tak bisa menjanjikan pundi-pundi senyum tak berbatas kepadamu. Tapi yang kutahu akan ada banyak nada dalam simfoni lagu kita.

Kita tak akan terbang bersama. Kita hanya akan berjalan dengan pijakan yang kuat di bumi. Beriringan. Hingga nanti terlukis jejak tentang kita.

Aku. Kamu. Dan sebait Rasa.

ps. inget curhatan temen, gak bisa tidur dan jadilah tulisan ini ­čÖé

Laugh

23 Mar

Now you need to laugh!!!


Pancake

23 Mar

Saya selalu pengen bikin postingan tentang wisata kuliner. Tapi sebenernya saya juga paling gak bakat dalam ranah makan memakan. Saya cuman kenal 2 rasa makanan, yaitu doyan dan gak doyan. Dan apesnya jumlah gak doyan lebih banyak daripada yang doyan *jedukin kepala ke tembok*.

Tapi tenang, saya gak pantang menyerah. Dengan sedikit kenekatan, inilah postingan kuliner pertama saya. ­čśÇ

Makanan manis apa yang saya suka? Pada dasarnya gak terlalu banyak, karena saya sebenernya gak terlalu suka manis. Tapi, saya bisa sangat kecanduan sama yang namanya pancake. Kemaren saya makan pancake lagi di Pancious. Ya sesuai namanya, Pancious ini memang menyediakan berbagai menu pancake. Mungkin kalo namanya Cucurcious, mereka akan menyediakan berbagai macam kue cucur dengan aneka rasa *dilempar panci*

Menu yang saya pilih kemarin adalah Chocolate Curstard Subs dan Lychee Ice Tea. Sekarang kita bahas pancakenya lebih dulu. Nah,┬áChocolate Custard Subs ini┬áterdiri dari┬ápancake lembut, chocolate custard, black cherry, remahan kue, dan 1 scoop es krim (bisa milih rasa es krimnya, kebetulan kemarin saya pilih rasa coklat). Pancakenya asli emang lembut banget. Saya pernah baca, pancake itu sebenernya adalah salah satu jenis makanan yang gak mungkin gagal dibuat, karena segagal-gagalnya, masih tetep bisa dimakan. Saya pernah beberapa kali bikin pancake, gak tau itu masuk kategori gagal ato gak, tapi emang tetep bisa dimakan :p. Nah, untuk pancake Pancious ini saya bisa jamin, ini emang beneran gak gagal. Teksturnya itu begitu lembut, gak butuh banyak usaha untuk mengunyahnya. Begitu kita gigit, pancakenya akan lumer dengan sempurna di mulut *ini emang lebai, tapi udah pada mulai ngiler belum? :p*. Sekarang kita beralih ke coklatnya, coklatnya juga gak bikin eneg, manis tapi ada paduan sedikit rasa pahit, jadi manisnya agak netral. Intinya sih gak bikin eneg dan ini menguntungkan buat saya karena saya kan gak terlalu suka manis :D. Satu lagi yang menurut saya membuat pancake ini gak eneg adalah adanya black cherry. Rasanya itu krenyes-krenyes gimana gitu *hadah*. Ah, pokonya pancake ini sempurna dehÔÇŽ *mulai kehabisan kata-kata dalam mendeskripsikan makanan*

Lalu untuk minuman, sengaja saya pilih Lychee Ice Tea karena saya pengen minuman yang gak terlalu manis, jadi bisa mengimbangi rasa pancake yang saya makan. Lychee ice tea ini rasanya manis tapi gak terlalu manis, ada rasa sepet dari teh, pokoknya pas banget deh. Seger banget dan didalemnya juga ada beberapa buah lychee sebagai pelengkap.

Nah, pokoknya intinya makanlah pancake demi kesenangan. Kenapa? Karena entah kenapa setiap abis makan pancake, bawaannya tuh seneng aja. Meningkatkan hormon endorphin dalam tubuh *ngarang*. Nikmatilah pancake dengan banyak senyum, tawa, bahagia dan juga cinta *cailah*. Enjoy the pancake! ­čÖé

Ps. Mudah-mudahan pada ngiler baca postingan kuliner saya ini *ngarep :p*

Irisan

23 Mar

Hidup kita beririsan. Saling berbagi di tepi. Tak akan pernah aku menjadi kamu dan kamu menjadi aku. Maka ingatlah, kita hanya membagi sebagian kecil dari diri kita dengan orang lain. Dengan porsinya masing-masing, kita saling berbagi di tepi.

Maka jika salah satu irisanmu menghilang, kamu akan tetap menjadi kamu. Kehilangan. Tapi bukankah itu hanya di tepian? Kamu masih bisa berputar menjalani hidup ini dengan baik.

Maka jangan kau ratapi dia yang pergi. Karena jejak irisannya masih akan ada di tepian. Desahkan sebait doa pada dia yang pergi. Karena doa darimu akan menjadi kehadiran tak nyata yang mengiringi langkah kehidupannya. Kamu akan tetap menjadi sejarah baginya. Sejarah irisan yang takkan pernah hilang.

Maka pergilah menghilang. Cinta ini bukan rantai, yang mengikatmu dengan erat. Cinta ini sayap, yang membiarkan kau terbang tinggi. Ini lembaran yang baru. Kau hanya tinggal membukanya dan melanjutkan rotasi kehidupanmu. Berputar dengan jejak irisan yang baru dan mengenang jejak irisan yang lama.


Hingga nanti jika kau merasa lelah, ingatlah masih tersisa tempatmu di sini.┬áDi salah satu tepi kehidupanku, tempat untuk kau pulang…

Sirkus Malam

22 Mar

Samar terdengar, mereka akan datang. Membawa tenda warna-warni ke sudut kota. Senja ini. Menciptakan antusiasme bagi yang menantikannya. Harum gulali semerbak menyengat. Riuh lagu terdengar memecah malam. Orang lalu lalang. Komedi putar dengan gemerlap lampu berkelip.

Sirkus Malam

Mereka telah tiba ke kota ini. Aku menantikannya? Bukan, kamu yang menantikannya. Sulap yang sering membuatmu terpana.

Biar bulan terangi jalan setapak. Diantara rumah hantu dan permainan lainnya.

Atau kembang api berpendar sesekali di angkasa. Kamu mendongak. Aku menatap wajah bahagiamu. Sesekali kau tarik tanganku, dengan langkah kecil ke tempat yang menarik perhatianmu. Kamu juga berteriak untuk mempercepat langkahku. Menyadari betapa kamu sangat menyukai keramaian ini.

Sirkus Malam

Mereka menciptakan tawa. Membuatku sejenak terlena. Juga membuat kita terlupa akan sedih yang melanda. Meski hanya semu. Meski sementara.

Sirkus Malam, kapan kau datang lagi ke kota?

Yellow

22 Mar

I love yellow.

Just like i love you.

Waiting!

21 Mar

Aku melumatkan waktu. Dalam penantian.

Hingga rasa tak lagi diwakili kata. Hanya hening.

Menggeliat dalam resah. Tak pernah lelah.

Samar-samar seperti membayang. Sebuah perjumpaan nyata.

Masih disini. Aku menunggu.

Rekat dengan rindu. Lekat dengan harap.

Sampai berjumpa lagi?