Ah, Romansa Ini…

17 Feb

Chapter 1
“Aku akan melupakanmu”
“Oh ya?”
“Iya…”
“Kamu pikir kamu bisa?”
“Dan menurutmu, kenapa aku tak bisa?”
“Bukankah karnaval selalu butuh keramaian? Sama seperti kamu butuh aku?”
“Jadi menurutmu aku tak bisa hidup tanpamu?”
“Bisa.”
“Lalu?”
“Bukankah karnaval tetap bisa diadakan walau tanpa keramaian?”
“Tepat sekali, lalu?”
“Tapi, karnaval akan kehilangan makna tanpa keramaian”
“Jadi… aku akan kehilangan makna tanpa kamu?”
“Menurutmu?”
“Kamu mengenalku dengan sangat baik”

Chapter 2
“Kenapa kamu suka sekali roti meses?”
“Dan kenapa kamu suka aku?”
“Hmmm… Banyak hal.”
“Jelaskan.”
“Bukankah rasa suka tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata?”
“Ya.”
“Lalu?”
“Bukankah rasa suka tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata?”
“……………”

Chapter 3
I’m pink, black and blue for you
“Bukankah itu bagus?”
“Kata siapa?”
“Itu pertanyaan, kau boleh menjawabnya dengan ya atau tidak”
“Aku sering merasa sedih dan sakit karena kamu. Lalu dimana bagusnya?”
“Tapi setidaknya kamu menjadi 3 warna kan?”
“Iya, tapi…”
“Dan bukankah satu warna akan terasa menjemukan?”

2 Responses to “Ah, Romansa Ini…”

  1. Deye February 17, 2010 at 8:27 pm #

    “I’m pink, black and blue for you”
    ini artinya apa ki?
    Tiap warna ada artinya ya?

    • kikidanobsesinya February 18, 2010 at 2:34 am #

      itu dari lagu deye… Bruises – Chairlift.
      hehe, iyaaaa… beda warna, beda arti.
      menurut insting kesotoy-an gw
      pink = jatuh cinta
      blue = gloomy
      black = depresif
      :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: