Archive | January, 2010

Addicted to You

30 Jan

Kayanya hidup kita berdua malah seperti rangkaian rumah laba-laba. Sejauh aku berlari dari kamu, tetap saja kita saling berpapasan. Tempat-tempat yang ingin aku kunjungi terasa selalu berkaitan dengan tempatmu. Entah aku yang tak tahu arah, atau mungkin memang aku yang selalu ingin mengarah padamu.

Seperti yang terjadi kemarin, aku belok kiri untuk menghindari bertemu denganmu, memutar lebih jauh untuk sampai ke tempat tujuanku. Tapi ternyata tetap saja kita berpapasan di ujung jalan.

Kamu tahu, kamu selalu membuatku merasa tak karuan selesai kita bertemu. Perasaan yang aku benci. Tapi mengapa aku tak pernah benci bertemu denganmu? Kenapa aku malah selalu menikmati ketidaksengajaan pertemuan kita?

Oh ya… Aku putar jalan lagi hari ini, supaya tidak bisa berpapasan denganmu. Tapi, dalam hati aku malah berdoa supaya bisa bertemu denganmu. Berharap dapat saling menatap dan melempar senyum lagi…

Kuhentikan langkahku dan tiba-tiba aku tersadar “Whoaaa, I’m addicted to you!!!

I’m not going to tell you that i cant live without you. I can live without you, i just… don’t want to.” -Janna

Advertisements

Love You Lately – Daniel Powter

30 Jan

You packed your last two bags,
The taxi’s round the bend.

You used to laugh out loud,
But you can’t remember when,
You lost you lies,
It’s like your moving out of time,

And the whole world crumbles,
Right beneath ya..
So i might have made a few mistakes
But that was back when you would smile.

And we would go everywhere,
But we ain’t been there for awhile,
And this i know,
There’s a place where we can go,
A place where i can finally let you know.

That I’m the one that loves you lately,
You and me,
We’ve got this great thing.

We’re the only ones all around,
We’re the only ones all around.
This Babylon.

I hope you’ve found,
Whatever you’ve been looking for.
Just remember where your from
And who you are.

Cause there’s a thousand lights,
That make you feel brand new,
But if you ever loose your way,
I’ll leave one on for you.

Cause I’m the one who loves you lately,
You and me we’ve got this great thing.

So come on in,
And you sit on down,
Relax,
Every thing’s to see.

That you’ve come a long, long way,
And there’s a place that you should be.

Cause I’m the one that loves you lately,
You and me we’ve got this great thing.
Cause I’m the one that loves you lately,
You and me we’ve got this great thing.

And we’re the only ones all around,
We’re the only ones all around.
This Babylon.

PS : lagu yang sukses membuat saya merasa gloomy di dalam bus.

Berserah…

30 Jan

Tiga langkah, merasa lelah, lalu terduduk
Menjejak pun seakan tak sanggup
Melayang terlalu takut

Diam tanpa kata
Hanya sebuah gerakan bola mata
Menatap ke langit lalu melemparkannya kembali ke tanah

Jejaknya mulai digenangi air sisa hujan tadi malam
Dilempar batu agar menghilang
Tapi berkali-kali meleset

Lalu ia hanya meringkuk di sana
Di bawah sebuah pohon besar
Dikibarkannya kain putih

Bukan untuk menyerah
TAPI UNTUK BERSERAH…

Studi Kasus VS Studi Deskriptif

26 Jan

kita lihat siapa yang menang diantara keduanya

jeng jeng jeng…

Dan Bagaimana Jika Ternyata…

26 Jan

Dan bagaimana jika ternyata saat saya berpikir sudah bergerak dari titik itu, saya ternyata masih terdiam di tempat yang sama?

Dan bagaimana jika ternyata saat saya pikir saya sudah bisa melihat ke depan, sesungguhnya ternyata saya selalu menoleh ke belakang?

Dan bagaimana jika ternyata saat saya pikir sudah berhasil melenyapkan semuanya, ternyata sesungguhnya semua belum lenyap?

Dan bagaimana jika ternyata saat saya pikir saya berhasil melupakannya, ternyata saya justru selalu mengingatnya setiap saat?

Dan bagaimana jika ternyata saya memang tidak pernah benar-benar menginginkannya pergi dari hidup saya?

Dan bagaimana jika ternyata saya masih menyimpannya rapat-rapat disini hingga detik ini?

Dan bagaimana Tuhan, jika ternyata saya tidak mampu mencerna semua maksud di balik rencanaMu ini?

Dan bagaimana? Lalu apa yang harus saya lakukan?

Nb : banyak nanya deeeeeehhhh…

Menulis #1

25 Jan

Menulis; sebuah kata kerja dari ‘tulis’ ditambah dengan awalan me-.

(Dan barusan adalah sebuah intro tulisan yang gak penting. :p)

****

Saya gak pernah benar-benar sadar sejak kapan saya suka nulis. Yang pasti, dulu saya gak pernah bener-bener meluangkan waktu buat nulis iseng. Gak pernah juga punya buku harian ato diary macam remaja cewe kebanyakan. Sampai saya mengenal blog dan akhirnya memutuskan untuk membuat account Multiply. Harus diakui, itu adalah account yang paling gak pernah saya sentuh, gak pernah diisi juga. Seinget saya sih cuma ada beberapa postingan gak penting disana. Saya malah lebih sering nulis di blog friendster (iyeee, dulu masi jaman friendster, blom jaman si buku muka alias facebook. hehe). Blog friendster pun isinya sangat-sangat gak penting sekali.

Semua mulai berubah, ketika saya mulai mengenal wordpress. WordPress telah merubah hidup saya *lebai :p*. Eh, bukan wordpress deng yang merubah hidup saya. Tapi pikiran saya yang merubah semuanya. Sejak bikin account wordpress ini, saya mutusin untuk gak menelantarkannya begitu saja. Supaya nasib si wordpress ini gak sama dengan nasib Multiply, bagai anak yang dibuang oleh ibu kandungnya. Haha.

Now, here I am… mencoba untuk menulis apapun yang bisa ditulis. Saya pikir, dengan nulis banyak manfaat yang bisa saya ambil. Ini melatih otak saya buat berpikir apapun yang harus dipikir, bahkan jika itu ternyata hanya menghasilkan sebuah tulisan yang gak penting. Dan ini yang paling penting, gak tau kenapa setiap saya nulis, saya ngerasa sedang disembuhkan dari apapun yang saya rasakan. Saya selalu merasa lebih lega setiap saya berhasil menulis sesuatu. Apalagi kalo tulisannya itu curcol, wuidiiihhh, rasanyaaaaa… leganya gak ketulungan. Haha.

Walo mungkin nulis gak menyelesaikan masalah. Walo mungkin mulis cuman memberi rasa lega sesaat, tapi itu sangat membantu saya. Lagipula, dengan nulis, saya jadi lebih tau apa yang harus saya lakukan selanjutnya untuk apapun masalah saya itu. Menulis memberi saya kesempatan untuk merenung. Sebuah ‘Me time’ yang sempurna 🙂

Quote of The Day

25 Jan

Around here, however, we don’t look backwards for very long.
We keep moving forward, opening up new doors and
Doing NEW things, because we’re curious…
And curiosity keeps leading us down new paths

-Walt Disney-