A Letter to GOD

28 Nov

Dear Allah…

Terlalu lelah sekarang untuk berpikir, merasa dan bertindak. Sekali ini aku ingin menghilang sejenak, melenyapkan semua ingatan. Menjadi kosong dan baru.

Kali ini aku benar-benar lelah bahkan untuk menangis sekalipun. Sampai tak tahu apa yang mau kukeluhkan. Sampai aku hanya bisa diam disini, memandang entah ke arah mana. Nanar…

Aku lelah… maka bantu aku ya Allah untuk apapun yang menurutMU terbaik.

…Karena sekarang aku menjadi terlalu lelah untuk merasa lelah…

-hambaMU-

ps : terima kasih Allah untuk kesempatan mengeluhnya :)

2 Responses to “A Letter to GOD”

  1. Historina Safitri Hakim November 29, 2009 at 4:01 am #

    teteh kenapa?
    tulisan2 terbarunya tampak sedang kelelahan,, capek,,pengen lari,, dll… hehehe

    aq bantuin nambahin prangko doa2 aku buat teteh biar cepet nyampe suratnya ke Allah,,,

    keep smile,,,
    like i’ve ever know…

  2. kikidanobsesinya November 29, 2009 at 7:11 am #

    kalo bisa lari, rasanya pengen lari banget tor. tapi bahkan buat lari aja udah terlalu cape. hehehe.
    makasih perangkonya ya tooor, semoga cepet sampe suratnya ke Allah🙂

    tenang, pasti bakal senyum terus kok. selalu senyum, walo cape banget di dalem. hehe🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: