Yang Tersisa

13 Nov

I love you but it’s not so easy to make you here with me.

And I don’t know why…

Ada apa sih sama kita?

Seinget aku… bukannya dulu ada kita?

Lalu kenapa sekarang harus kembali jadi  ‘ aku dan kamu’?

***

Mungkin dulu aku yang terlalu takut sakit, sampai harus merusak ‘kita’

Mungkin dulu aku yang gak percaya pada ‘kita’

Maaf… untuk semua ketakutan itu

Tapi aku pernah ngasi kesempatan pada ‘kita’ kan?

Trus kenapa itu gak bisa terulang lagi sekarang?

Aku gak pernah bener2 ngerti…

Sama halnya aku gak ngerti dengan arti ‘sayang’

Butuh apa lagi selain ‘sayang’ untuk membuat ‘kita’

Mungkin kamus ‘sayang’ kita berbeda

Atau mungkin aku yang salah mengartikan kata itu…

***

Kenyataannya,sekarang semua yang bisa diinget tentang ‘kita’ ya hanya hal baik

Ketawa karena hal gak penting, semua pembicaraan yang gak pernah ada ujungnya (and I loooove it walopun bikin gak bisa tidur dan gak bisa nonton bola), untuk semua hal gak penting yang kita lakukan, untuk rencana jambak2an rambut, pengganti gelas pecah, ketawa kamu waktu aku lagi panik karena nomer hp kblokir. Untuk semuanya… Terima Kasih

***

Untuk kamu… mungkin aku salah, karena yakin pada ‘kita’ justru saat ini

2 Responses to “Yang Tersisa”

  1. wilman November 17, 2009 at 1:12 pm #

    cieee.tulisan baru…heheheheheheheheh

  2. kikidanobsesinya November 19, 2009 at 3:00 pm #

    iya cieeeeee kikiiii tulisan baruuuuuu
    -___________________-“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: